Showing posts with label Video Editing. Show all posts
Showing posts with label Video Editing. Show all posts

Avid, perusahaan pembuat software editing video dan audio non linear pada hari Rabu (1/2/2012), telah merilis aplikasi Avid Studio untuk iPad. Menurut mereka aplikasi ini memiliki fitur yang hampir sama layaknya software untuk prosumer (profesional dan consumer) yang dapat membantu kebutuhan editing video di perangkat mobile. Adanya pergeseran cara seseorang dalam berkreasi merekam peristiwa, menjadi inspirasi dalam pembuatan Avid Studio untuk iPad.

Minggu lalu, Motion Picture Expert Group (MPEG)dan ITU di San Jose CA telah mengumumkan draft format codec H.265.
Seperti yang ada saat ini , format Codec H.264 sudah banyak digunakan untuk video HD dengan resolusi 1080p. Seperti video camera digital dengan fitur HD atau camcorder mengunakan format H.264 yang mampu menyimpan gambar lebih efisien, tajam dan tidak mengurangi kualitas gambar akibat pemadatan data.
Kita lanjutkan membahas tentang software untuk pengolahan audio video dan posting ini kelanjutan dari posting VES1 yang telah membahas singkat 3 Program. Kali ini akan ada beberapa software menarik lainnya yang menurut rekan-rekan editor yang bergabung di Group Lensamultimedia patut untuk dibahas. Tentu saja dengan perkembangan teknologi semua program membawa senjata mereka masing-masing untuk beradu kenyamanan, kompabilitas, kemudahan, user interface, dan ringan serta cepatnya menjalankan program itu sendiri. Karena berkaitan dengan deadline atau mungkin dikejar target, maka tidak menutup kemungkinan pengguna lebih memilih software yang ringan dan simpel.
Program Editing pada sesion kedua antara lain adalah ;
[...]
Program Editing pada sesion kedua antara lain adalah ;
Setelah berbasa basi dengan mengungkap sedikit tentang Film dan sejarahnya, mungkin sudah tak sabar untuk menyimak posting tentang Program editing. "Tapi seharusnya kan tentang pengambilan gambar??" Ach itu mungkin lain kali dibahas belakang tidak masalah. Anda bisa menmukan di laman web tersebar banyak sekali penawaran program-program editing yang menarik dan berkualitas dengan membawa fitur2 terbaik mereka. Kira-kira program apa yang dapat penulis ungkap disini? Tentunya simak terus dan jangan lupa tekan Ctrl+D untuk mengikuti postingan atau tulisan-tulisan lainnya yang berhubungan dengan Fotografi dan Videografi tak terkecuali dari tehnik dan seluk beluk mengenai wedding moment sampai kelas broadcast, juga Hollywood.
Dengan ku mulai berselancar di dunia maya dan berdasar dari teman-teman di Group LensaMultimedia, kami menemukan beberapa program menarik untuk dikuak rahasia kehebatannya. Studio di Hollywood mungkin juga pernah menggunakan program-program dibawah ini. Jadi jangan putus asa, anda bisa menjadi editor handal saat mencincang dan mengalirkan sebuah cerita di timeline bak Hollywood kelas BoxOffice.
[...]
Dengan ku mulai berselancar di dunia maya dan berdasar dari teman-teman di Group LensaMultimedia, kami menemukan beberapa program menarik untuk dikuak rahasia kehebatannya. Studio di Hollywood mungkin juga pernah menggunakan program-program dibawah ini. Jadi jangan putus asa, anda bisa menjadi editor handal saat mencincang dan mengalirkan sebuah cerita di timeline bak Hollywood kelas BoxOffice.
Sinematografi (dari bahasa Yunani: kinema - κίνημα "gerakan" dan graphein - γράφειν "merekam") adalah pengaturan pencahayaan dan kamera ketika merekam gambar fotografis untuk suatu sinema. Sinematografi sangat erat hubungannya dengan seni fotografi tetap. Banyak kesulitan teknis dan kemungkinan-kemungkinan kreatif yang muncul ketika kamera dan elemen adegan sedang bergerak.Sinematografer adalah orang yang bertanggung jawab baik secara teknis maupun non teknis di semua aspek visual dalam film. Sinematografer harus mendukung visi dari sutradara dan skenario, karena bagaimanapun yang akan di sampaikan kepada penonton adalah semua informasi dalam bentuk Visual yang sesuai dengan visi sutradara dan visi skenario walaupun di beberapa kasus sutradara bisa merubah jalan cerita dalam skenario demi keindahan bercerita yang sudah merupakan gaya sutradara tersebut.
Melies adalah orang pertama yang membuat film dengan melalui proses editing. Editing yang dilakukannya masih sangat sederhana. Film pertamanya yang menggambarkan perjalanan orang ke bulan (a trip to the moon) hanya menggunakan editing untuk kesinambungan bercerita (cutting to continuity). Melies melakukan editing untuk menyambung tiap2 adegan yang hanya terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya (sequence shot). Dari sini bisa kita simpulkan bahwa editing terjadi apabila terjadi proses pemotongan dari banyak shot.
Seiring dengan perkembangan jaman, editing juga mengalami perubahan. Sebuah film tidak lagi terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya. Kita juga kemudian mengenal adanya tipe shot. Sehingga editing memegang peranan yang cukup penting dalam pembuatan dalam sebuah film.
[...]
Seiring dengan perkembangan jaman, editing juga mengalami perubahan. Sebuah film tidak lagi terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya. Kita juga kemudian mengenal adanya tipe shot. Sehingga editing memegang peranan yang cukup penting dalam pembuatan dalam sebuah film.
Apa yang ada dalam benak anda ketika mendengar kata Multimedia.
Secara etimologi Multimedia berasal dari bahasa latin, multi / nouns berarti banyak dan medium yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan sesuatu. Dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) bisa diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan / mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone, 2005/2006).'Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game.



